Perjalanan Dimulai
Pagi-pagi sekali, Si Kancil, Burung Hantu, dan Tupai memulai perjalanan mereka. Mereka mengikuti jejak di peta yang membawa mereka ke sebuah sungai jernih.
“Menurut peta, kita harus menyeberangi sungai ini,” kata Si Kancil sambil mengamati peta.
Namun, sungai itu terlalu lebar untuk dilompati. Tupai yang gesit berteriak, “Lihat! Ada batang kayu yang bisa kita gunakan sebagai jembatan.”
Dengan hati-hati, mereka menyeberangi batang kayu itu. Tapi tiba-tiba, seekor Buaya besar muncul!
“Siapa yang berani lewat di wilayahku?” geram Buaya sambil memperlihatkan gigi tajamnya.
Si Kancil yang cerdik berpikir cepat. “Wahai Buaya, kami tidak ingin mengganggumu. Kami sedang mencari harta karun ajaib. Jika kami menemukannya, kami akan memberimu sebagian. Apakah kamu mau membantu kami?”
Buaya itu tersenyum lebar. “Kalau begitu, silakan lewat. Tapi ingat janjimu!”
Setelah menyeberang, mereka melanjutkan perjalanan menuju hutan lebat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar